Negara NATO Akan Selenggarakan Latihan Bersama Skenario Ukraina Pada November 2026
Pada 18 Oktober 2026, kanal media Ukraina United24 Media melaporkan bahwa empat negara anggota aliansi Traktat Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yakni Jerman, Prancis, dan Polandia, dan Inggris Raya akan menyelenggarakan latihan bersama pada November 2026. Latihan bersama ini akan diselenggarakan di Polandia dengan skenario pengerahan pasukan dari keempat negara ke Ukraina sebagai pasukan peacekeepers jika sebuah gencatan senjata antara Rusia dan negara tersebut berhasil disepakati di meja perundingan. Latihan bersama ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesiapan operasional pasukan NATO di Eropa untuk dikerahkan ke Ukraina pasca berakhirnya perang untuk menghalau prospek agresi dari Rusia. Agar hal tersebut dapat tercapai, latihan bersama ini akan mencakup berbagai aspek seperti koordinasi antar militer, kesiapan logistik dalam mengantarkan pasokan vital ke garis depan, dan kemampuan para prajurit dalam menghadapi situasi tidak terduga.
Menanggapi perkembangan ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris Raya Wes Streeting menyatakan bahwa setidaknya 1,500 personel dari empat negara tersebut akan mengikuti latihan bersama yang akan diselenggarakan di Polandia. Akan tetapi, Menhan Wes menegaskan bahwa latihan bersama ini bukan sebuah NATO Mission melainkan bagian dari sebuah inisiatif yang didorong oleh negara anggota koalisi sukarela (coalition of the willing) untuk Ukraina. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan tambahan bahwa latihan bersama ini merupakan sebuah demonstrasi yang menunjukkan komitmen dari negara anggota koalisi untuk memenuhi kepentingan keamanan Ukraina. Sementara itu, Kanselir Inggris Raya John Healey menyatakan latihan bersama ini dapat membantu negara Eropa dalam menjalankan proses rekonstruksi Ukraina pasca berakhirnya perang dengan Rusia. Kanselir Healey juga menegaskan bahwa Eropa perlu tekad bulat dalam membantu Ukraina yang saat ini sedang berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan mereka.
Keinginan koalisi sukarela untuk menjalankan latihan bersama bukan suatu perkembangan baru karena sebelumnya pada Juli 2026, Perdana Menteri (PM) Polandia Donald Tusk mengumumkan bahwa latihan bersama ini akan dilaksanakan pada akhir 2026. Perkembangan ini merupakan momen bersejarah bagi koalisi sukarela karena latihan bersama ini merupakan pertama kalinya negara Eropa meninjau peran yang akan mereka miliki dalam Ukraina pasca konflik rampung. Latihan bersama ini juga dapat memiliki potensi untuk menunjukkan persatuan koalisi walaupun salah satu negara anggota, Bulgaria, mengumumkan penarikan diri mereka pada 14 Juli 2026.