Pada 23 Juni 2025 Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Raya Keir Starmer untuk membahas tentang peningkatan kerja samapertahanan antara kedua negara. Setelah pertemuan tersebut rampung Zelenskyy menyatakanbahwa kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama kedua guna memproduksi drone penyerang jarak jauh. Zelenskyy menambahkan bahwa kerja sama ini dilakukan untuk memaksa Rusia berdamai, menyelamatkan nyawa prajurit Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU), dan menghentikan serangan teror yang dilancarkan oleh Rusia terhadap warga sipil. Selain itu Zelenskyy juga menyatakan di Chatham House bahwa drone penyerang jarak jauh yang diproduksi kedua negara akan digunakan untuk menyerang target strategis di wilayah Rusia. Selain meningkatkan kerja sama untuk memproduksi drone penyerang jarak jauh, Zelenskky menekankan diberlakukannya sanksi baru terhadap Rusia agar produksi senjata strategis mereka terhambat.
Menanggapi perjanjian kerja sama tersebut PM Keir Starmer menyatakan bahwa hal ini merupakan langkah baru terhadap dukungan yang diberikan oleh Inggris Raya kepada Ukraina. Menanggapi pernyataan tersebut Presiden Zelenskyy menyampaikan terima kasih terhadap dukungan penuh yang selama ini telah diberikan oleh Inggris terhadap Ukraina. Zelenskyy juga berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kapabilitas pertahanan kedua negara dan sekaligus meningkatkan inovasi militer. Dalam perjanjian kerja sama ini, data dari seluruh drone yang beroperasi di medan tempur Ukraina akan dibagikan kepada industri pertahanan Inggris Raya agar drone yang mereka produksi sesuai dengan dinamika yang ada. Setelah perjanjian awalantara kedua negara diselesaikan, produksi dan pengiriman drone penyerang jarak jauh akan dilaksanakan agar AFU memiliki kekuatan cukup untuk menghentikan invasi Rusia.
Selain menyepakati perjanjian kerja sama produksi drone dengan Inggris Raya, Norwegia juga menyepakati perjanjian serupa dengan Ukraina. Dalam perjanjian tersebut, industri pertahanan Norwegia seperti Kongsberg Defence & Aerospace akan bekerja sama dengan industri pertahanan Ukraina untuk mengembangkan dan memproduksi drone kamikaze maritim. Norwegia juga mengalokasikan USD 400 juta kepada industri pertahanan Ukraina untuk meningkatkan produksi drone dan rudal pertahanan udara, dan EUR 580 juta untuk mendukungkoalisi maritim yang digagas oleh Inggris Raya.