Pada 14 Juni 2026, Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi melakukan kunjungan resmi ke Inggris Raya untuk bertemu dengan PM Keir Starmer guna membahas kerja sama dalam berbagai sektor, khususnya dalam hal program pengembangan pesawat tempur generasi ke-6. Dalam diskusi yang diselenggarakan di Downing Street, London, kedua PM sepakat bahwa mereka ingin melanjutkan dan memastikan bahwa program pengembangan pesawat tempur generasi ke-6 Global Combat Air Programme (GCAP) dapat memberikan hasil yang diinginkan. Agar hal tersebut dapat dicapai, kedua negara telah menandatangani perjanjian kerja sama dalam sektor teknologi pertahanan yang diharapkan dapat mempercepat proses sekaligus menciptakan lapangan kerja. Selain itu, Jepang dan Inggris Raya juga menandatangani perjanjian investasi dan kerja sama komprehensif dalam sektor ekonomi, keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), dan energi hijau yang memiliki nilai sekitar GBP 18 miliar (USD 24 miliar).
Menanggapi perkembangan tersebut, PM Jepang Sanae Takaichi menyatakan bahwa kerja sama ini menandakan babak baru dalam hubungan bilateral Jepang-Inggris Raya. PM Takaichi menambahkan bahwa komitmen PM Starmer terhadap GCAP merupakan perkembangan signifikan karena proyek ini merupakan landasan kerja sama pertahanan antara kedua negara. Selain itu PM Takaichi juga kembali menekankan bahwa Inggris Raya dan Jepang adalah mitra strategis dengan persepsi selaras yakni, keyakinan bahwa keamanan kawasan mereka terikat. Di sisi lain PM Inggris Raya Keir Starmer menyatakan kepada media bahwa pertemuan dengan PM Jepang cukup produktif dan memberikan hasil yang cukup memuaskan. Sementara itu Menteri Perdagangan dan Industri Bayangan Inggris Raya Andrew Griffith menyatakan investasi Jepang akan membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun Andrew menekankan bahwa kenaikan pajak dan birokrasi rumit yang ditetapkan oleh Partai Buruh akan memperkecil peluang lapangan kerja serta menghambat investasi dari Jepang.
Sejak tahun 2023, kerja sama antara Inggris Raya dan Jepang dalam berbagai sektor telah mengalami peningkatan signifikan. Komitmen terhadap program GCAP dan perjanjian kerja sama ekonomi antara kedua negara merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Hiroshima yang ditandatangani oleh PM kedua negara pada tahun 2023. Dalam kesepakatan ini, Inggris Raya dan Jepang membentuk sebuah kemitraan strategis yang mencakup kerja sama pertahanan, keamanan sumber daya mineral, dan investasi guna memperkuat sektor industri canggih.