Pada 9 Maret 2026, Hanwha Aerospace mengumumkan bahwa mereka akan melakukan investasi sebesar EUR 100 juta kepada Estonia untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan dan pengembangan teknologi militer negara tersebut. Dilansir dari ERR, paket investasi ini mencakup pembangunan pabrik amunisi, pusat perbaikan kendaraan tempur, dan peningkatan kerja sama pengembangan teknologi pertahanan dengan industri pertahanan Estonia. Salah satu dari pabrik yang dibangun akan digunakan untuk memproduksi sekitar 300 ribu amunisi meriam otomatis kaliber 40 mm setiap tahun. Pembangunan seluruh fasilitas tersebut dan potensi efek ekonomi yang akan diberikan diperkirakan akan meningkatkan paket investasi yang diberikan oleh Korea Selatan menjadi EUR 260 juta.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Estonia Alar Karis menyatakan bahwa kondisi geopolitik dunia yang semakin rawan memaksa Uni Eropa (EU) untuk meningkatkan kapasitas industri pertahanannya. Presiden Karis juga menyatakan bahwa saat ini penting bagi EU untuk mendorong investasi dari industri pertahanan mancanegara seperti Hanwha dari Korea Selatan agar tujuan ini dapat tercapai dalam waktu relatif pendek. Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Estonia Hanno Pevkur, investasi ini merupakan bagian dari kontrak pembelian sistem artileri roket (MLRS) K239 Chunmoo. Dalam kontrak tersebut, Hanwhwa akan melakukan transfer teknologi (TT) dan melakukan kerja sama dengan perusahaan Estonia yang bergerak di sektor pertahanan atau memproduksi barang kegunaan ganda (dual use). Perusahaan tersebut diantaranya adalah Nortal, Sensus Q, Frankenburg Technologies, Marduk Technologies, dan Milrem Robotics.
Kerja sama pertahanan antara Korea Selatan dan Estonia telah meningkat pesat sejak Rusia melancarkan invasi terhadap Ukraina pada 22 Februari 2022. Peningkatan ini dapat dilihat dengan persenjataan Korea Selatan yang telah dibeli oleh Estonia seperti sistem artileri K9 pada tahun 2023 dan sistem MLRS K239 Chunmoo pada tahun 2025. Kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak karena di satu sisi kapasitas industri pertahanan Estonia dan kapabilitas tempur Pasukan Pertahanan Estonia meningkat akibat dari kerja sama dengan Korea Selatan. Di sisi lain, kerja sama ini memperkokoh posisi Korea Selatan sebagai salah eksportir persenjataan terbesar di dunia.