Partai Komunis China (PKC) menggelar Sidang Pleno Kelima Komite Sentral ke-20 pada 26-29 Oktober 2026 di Beijing. Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan disiplin internal, pengawasan pejabat, serta pemberantasan korupsi di lingkungan partai menjelang Kongres Nasional PKC pada 2027.
Mengutip kantor berita Xinhua, Presiden China sekaligus Sekretaris Jenderal PKC, Xi Jinping, menyampaikan laporan kerja Politbiro kepada Komite Sentral pada pembukaan sidang, Senin (26/10/2026). Xi juga menjelaskan rancangan keputusan mengenai penguatan tata kelola partai yang menjadi agenda utama pertemuan.
Rancangan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat Politbiro pada 21 September. Dokumen itu memuat sejumlah langkah untuk memperketat disiplin organisasi, meningkatkan pengawasan internal, serta memperkuat akuntabilitas pejabat dalam menjalankan kebijakan pemerintah pusat.
Dilansir dari Vietnam.vn, pembahasan tata kelola partai berlangsung ketika pemerintah China melanjutkan kampanye antikorupsi yang turut menyasar sejumlah pejabat tinggi, termasuk di lingkungan militer.
Persoalan personel menjadi perhatian setelah pemerintah China melakukan penyelidikan terhadap sejumlah petinggi militer. Pada 24 Januari, Kementerian Pertahanan China mengumumkan pemeriksaan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli atas dugaan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum.
Zhang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Militer Pusat, sedangkan Liu merupakan anggota komisi tersebut sekaligus Kepala Departemen Staf Gabungan. Keduanya diberhentikan dari jabatan dalam Komisi Militer Pusat negara pada 28 Agustus 2026, sebelum dikeluarkan dari PKC dan dinas militer pada 21 September 2026.
Meski demikian, belum terdapat pengumuman resmi mengenai perombakan besar dalam susunan Politbiro maupun Komite Tetap Politbiro melalui sidang tersebut. Pertemuan ini berlangsung satu tahun sebelum Kongres Nasional ke-21 PKC yang dijadwalkan pada 2027. Sejumlah persoalan terkait disiplin organisasi dan kepatuhan pejabat menjadi bagian dari pembahasan penguatan tata kelola internal partai.
Sidang Pleno Kelima juga digelar pada awal pelaksanaan Rencana Lima Tahun ke-15 China untuk periode 2026-2030. Program pembangunan tersebut mencakup pengembangan teknologi tinggi, kecerdasan buatan, inovasi industri, penguatan konsumsi domestik, serta peningkatan ketahanan ekonomi.
Berbeda dengan Sidang Pleno Keempat pada 2025 yang membahas arah pembangunan ekonomi, pertemuan tahun ini berfokus pada pengelolaan organisasi dan peningkatan efektivitas pelaksanaan kebijakan partai. Sidang dijadwalkan berakhir pada Kamis 29 Oktober 2026. Keputusan akhir mengenai rancangan kebijakan penguatan disiplin dan tata kelola partai masih menunggu pengumuman resmi setelah pertemuan selesai.