Pada 7 Oktober 2026, Perdana Menteri (PM) Swedia Ulf Kristersson mengumumkan mereka akan mengerahkan sistem rudal pertahanan udara MIM-104 Patriot ke Polandia sebagai bagian dari NATO Mission untuk melindungi aset strategis milik aliansi dari ancaman udara. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh pemerintah Swedia, sistem rudal Patriot yang dikirimkan akan diawaki oleh prajurit Resimen Pertahanan Udara ke-6 (Lv 6) Angkatan Darat Swedia dengan dukungan personel Skadron Udara Blekinge (F 17) Angkatan Udara Swedia. Dilansir dari situs resmi Militer Swedia, tujuan utama dari pengerahan ini adalah untuk melindungi pusat logistik aliansi Traktat Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang memiliki peran penting dalam mengirimkan bantuan persenjataan dan material kepada Ukraina. Selain itu, pengerahan ini juga merupakan bagian dari upaya Militer Swedia untuk menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat Komando Pertahanan Udara dan Rudal terintegrasi NATO.
Menanggapi perkembangan ini, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Swedia Mayor Jenderal (Mayjen) Johan Pekkari menyatakan pengerahan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Swedia dalam melindungi wilayah NATO dari berbagai spektrum ancaman. Mayjen Pekkari menambahkan bahwa keberadaan rudal Patriot akan memperkuat perlindungan sayap timur NATO sekaligus meningkatkan jumlah bantuan militer aliansi tersebut kepada Ukraina. Pandangan ini kembali ditegaskan oleh PM Kristersson dengan tambahan bahwa hal ini merupakan perkembangan positif bagi pertahanan Eropa. Di sisi lain, PM Polandia Donald Tusk menanggapi perkembangan ini secara positif dan menyatakan Swedia merupakan salah satu negara anggota terbaik yang dimiliki NATO. Sementara itu Menteri Pertahanan (Menhan) Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz menyampaikan terima kasih kepada terhadap upaya mereka dalam melindungi sayap timur NATO dari ancaman Rusia.
Keinginan Swedia untuk meningkatkan kontribusi mereka terhadap NATO bukanlah sebuah hal baru karena sejak negara tersebut bergabung ke dalam aliansi pada 7 Maret 2024, mereka telah berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan tempur aliansi dengan berbagai aksi. Aksi tersebut diantaranya adalah mengerahkan jet tempur JAS-39E Gripen ke sayap timur NATO, mengikuti latihan bersama antara negara anggota, dan mengirimkan bantuan militer ke Ukraina. Pengerahan rudal Patriot ke Polandia, selain dianggap sebagai perkembangan terbaru dalam upaya ini, juga merupakan momen bersejarah karena hal ini merupakan pertama kalinya Swedia mengerahkan aset militer dalam sebuah NATO Mission.